Sekelompok peneliti internasional berhasil menciptakan peta metabolisme tubuh manusia yang paling lengkap. Peta ini diberi nama Recon 2 dan menggambarkan bagaimana proses pengubahan makanan menjadi energi serta pembentukan hormon dan protein yang penting bagi tubuh.
"Ini seperti memiliki koordinat semua mobil di kota, tapi bukan peta jalan. Tanpa alat ini, kita tidak tahu mengapa tubuh bergerak dengan caranya masing-masing," kata Bernhard Palsson, profesor bioteknologi di University of California seperti dilansir Time Healthland, Kamis (7/3/2013).
Prof Palsson bersama rekan-rekannya menyusun proses interaksi gen dan turunannya di seluruh jaringan. Ia yakin bahwa Recon 2 bisa membantu menelusuri beberapa penyebab penyakit yang masih misterius, seperti kanker dan diabetes, serta menemukan pengobatan yang lebih baik.
"Saya membayangkan, itu (Recon 2) digunakan untuk personalisasi diagnosis dan pengobatan untuk memenuhi kebutuhan individu. Di masa depan, kemampuan ini bisa memungkinkan dokter mengembangkan model jaringan metabolisme pasien dan menemukan pengobatan yang paling mujarab untuk berbagai penyakit," kata Ines Thiele, profesor di Universitas Islandia.